bahaya penggunaan kawat gigi (behel)

Bahaya penggunaan kawat gigi

Kawat gigi atau biasa disebut dengan behel awalnya bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi yang tidak rata dan rapi. Namun kini tujuan penggunaan kawat gigi sudah sedikit berubah. Kalau dulu orang akan merasa sedikit malu menggunakan kawat gigi, sekarang justru orang-orang yang memiliki gigi sudah rata dan bagus pun banyak yang menggunakan kawat gigi. Padahal penggunaan kawat gigi jika memang tidak benar-benar dibutuhkan bisa membahayaran kesehatan.

Anda pasti sering melihat hal ini, terutama di anak Remaja sekarang. Dulu saya kurang mengetahui apa Fungsi dan Manfaat kalau Pagar Kawat ini di colokkan ke Gigi. Pasti sakit kali ya di pagarin :P. Di Negara kita Indonesia, penggunaan Behel baru dimulai pada Tahun 1980 dan semakin Popular pada awal 2000 – Sekarang. Penggunaan alat yang satu ini sudah menjadi Tren di semua lapisan masyarakat. Baik usia Tua, Muda, bahkan di kalangan anak-anak sudah tidak asing lagi.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg Zaura Rini Anggraeni, MDS menjelaskan pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh tukang gigi menimbulkan beragam efek samping. Terlebih pada gigi yang bermasalah baik untuk efek samping ringan hingga berat.

Setidaknya ada 3 resiko dan bahaya yang bisa mengancam pengguna kawat gigi. Berikut ini adalah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan jika menggunakan kawat gigi atau behel seperti yang dikutip dari inilah.com.

1. Karang Gigi
Karena area di bawah dan di sekitar kurung logam dan kawat yang sulit untuk dibersihkan, sisa-sisa makanan bisa terjebak di daerah-daerah yang sulit dijangkau sikat gigi, yang mengarah ke penumpukan plek.

Hal ini mengakibatkan orang dengan kawat gigi logam dapat berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan penyakit gusi. Untuk menghindari masalah ini, Anda harus menggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi Anda.

2. Penyakit Menular Seksual
Kawat logam yang dipasang pada gigi Anda sering berbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibir dan bagian dalam pipi Anda. Nah, saat Anda terlibat dalam aktivitas seksual seperti seks oral atau bahkan berciuman, luka kecil di dalam mulut Anda akan menyediakan jalan masuk untuk penyakit, termasuk hepatitis dan HIV, memasuki aliran darah Anda.

3. Alergi
Kawat gigi logam mengandung berbagai logam, termasuk nikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30 persen pasien ortodontik dari semua pasien ortodontik lainnya memiliki alergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat.

Selain itu, pasien yang tidak memiliki alergi sebelum mereka memakai kawat gigi berpotensi terkena alergi setelah mereka memakainya. Untungnya, alergi terhadap nikel, tembaga dan kadmium umumnya ringan dan mudah diobati dengan mengubah jenis logam yang digunakan dalam kawat gigi.

Nah, untuk anda yang memang ingin memperbaiki struktur giginya dan ingin menggunakan kawat gigi atau behel, pastikan anda memasangnya dirumah sakit atau dokter yang benar-benar sudah profesional.

Cara Mencegah Munculnya Karang Gigi Menurut Dr. Zuhra pemasangan kawat gigi yang tidak benar bukan hanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada mulut dan gigi saja, melainkan juga dapat menyebabkan pasien tertular penyakit mulai dari hepatitis hingga HIV/AIDS. Untuk lebih jauh, kenali beberapa efek samping yang berbahaya akibat pemasangan kawat gigi, diantaranya :

 

1. Penyakit Menular Seksual 

Kawat logam yang dipasang pada gigi anda itu sering berbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibir dan bagian dalam pipi. Dan dalam aktivitas seksula seperti seks moral atau berciuman luka kecil di dalam mulut anda akan menyediakan jalan masuknya penyakit termasuk hepatitis dan HIV.

2. Alergi 

Sekitar 30% pasien ortodontik dari semua pasien tersebut lainnya memiliki alergi terhadap logam yang dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat.

3. Karang Gigi 

Krena di bawah maupun di sekitar kurung logam dan kawat yang sulit untuk di bersihkan, sisa-sisa makanan itu bisa terjebak di daerah-daerah yang sulit dijangkau sikat gigi yang mengarah kepada penumpukan flek. Hal itu dapat menyebabkan mengalami kerusakan pada gigi dan nyeri gusi. 

4. Dapat Menimbulkan Sariawan.

5. Mengalami Inflamasi (radang gusi) Yang Menyebabkan Gusi Mudah Berdarah. 

 

Demikian informasi mengenai bahaya dari memakai kawat gigi. Kini keputusan ada pada anda masing-masing. Semoga artikel ini banyak manfaatnya. (berbagai sumber)

Hal ini mengakibatkan orang dengan kawat gigi logam dapat berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi dan penyakit gusi. Untuk menghindari masalah ini, Anda harus menggunakan sikat khusus untuk membersihkan gigi Anda. [mor]

#) Efek Positif.

Dulu mengenakan kawat gigi dianggap aneh atau kuno. Mulai dari rasa tidak nyaman hingga takut diolok-olok teman. Karena itu, kawat gigi yang juga dikenal dengan istilah Bracket, ini merupakan benda yang sebisa mungkin dihindari oleh orang-orang dengan susunan gigi Amburadul.

Manfaat dari pemasangan Behel sendiri untuk membuat gigi menjadi lebih Rapi, sehingga enak dipandang mata dan akan terhindar dari masalah pencernaan akibat gigi yang kurang rapi. Membuat senyum terlihat lebih manis dan terlihat cantik. Bisa juga untuk mengikuti Trend dan gaya-gayaan serta meningkatkan rasa percaya diri. Namun hal ini akan berlaku selama pemasangan kawat gigi aktif dan retainer.

Kebersihan dan perilaku makan harus dijaga betul. Anda harus menghindari makanan yang manis, lengket, liat dan bersoda, karena makanan macam itu lebih sulit di bersihkan. Makanan padat dan keras kayak apel, sebaiknya dipotong kecil-kecil. Serta, jangan coba-coba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang.
#) Efek Negatif.

Bahaya yang akan anda dapat dari memasang behel untuk gaya-gayaan ada beberapa macam. Kalau anda ingin mengetahui akan hal tersebut baca ulasan yang ada di bawah ini.
1. Gigi bisa jadi goyah Saat tulang yang memegang gigi berubah mengikuti kawat yang mencekat gigi di atasnya, maka gigi bisa jadi goyah. Sama seperti pagar yang ditekan terus, lama kelamaan pondasinya akan longgar dan goyah.
2. Susah untuk dibersihkan Memakai behel hanya untuk gaya-gayaan akan membuat kebersihan gigi tidak terjaga. Terutama membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela Briket dan Kawat. Tentu jika kondisi ini dibiarkan, gigi akan menjadi kotor.

3. Muncul kuman dan bakteri Karena susah dibersihkan, kuman dan bakteri akan mudah sekali hidup di mulut. Kuman akan mudah sekali terselip di sela-sela behel dan karetnya, jika tidak rajin memakai obat kumur mulut. Kuman dan bakteri banyak hidup di mulut, maka akan timbul bau mulut. Apalagi kondisi gigi sulit untuk dibersihkan karena ada kawat gigi tersebut.

4. Susunan gigi bisa jadi berantakan Proses pemasangan yang asal-asalan, apalagi jika dilakukan oleh orang yang bukan ahlinya, bisa makin memperparah bentuk gigi yang sebenarnya sudah bagus. Ini disebabkan bentuk gigi akan mengikuti bentuk kawat tersebut.

5. Penularan penyakit Memasang behel di tukang gigi yang tidak Berijin resmi atau Illegal semakin menambah buruk resiko terkena penyakit menular. Ini disebabkan alat-alat yang digunakan belum terjamin kebersihannya, apalagi langsung bersentuhan dengan mulut.

6. Bisa terkena penyakit hepatitis atau bahkan HIV. Kawat logam yang dipasang pada gigi anda sering berbenturan dan dapat menyebabkan luka kecil pada bibir dan bagian dalam pipi anda. Saat anda terlibat dalam aktivitas seksual atau bahkan berciuman, luka kecil di dalam mulut anda akan menyediakan jalan masuk untuk penyakit yang memasuki aliran darah anda.

7. Alergi, Kawat gigi logam mengandung berbagai logam, termasuk nikel, tembaga dan kromium. Sekitar 30% pasien Ortodontik dari semua pasien Ortodontik lainnya memiliki alergi terhadap logam ini yang dapat menyebabkan rasa sakit dan telinga tersumbat. Selain itu, pasien yang tidak memiliki alergi sebelum mereka memakai kawat gigi berpotensi terkena alergi setelah mereka memakainya. Untungnya, alergi terhadap nikel, tembaga dan kadmium umumnya ringan dan mudah diobati dengan mengubah jenis logam yang digunakan dalam kawat gigi.

Nah, untuk lebih jauhnya kenali beberapa efek samping yangberbahaya akibat pemasangan kawat gigi, seperti dilansirEhow.

 

 

Sebelum anda memasang behel sebaiknya membaca beberapa tips berikut :

 

* Pakai Karena Kebutuhan


Ini sangat penting bila kamu ingin memakai behel pastikan bahwa gigi kamu memang rusak. Jangan hanya karena ingin ikut tren atau gaya kamu ikut-ikutan memakainya karena memakai behel tidak semudah kelihatannya. Orang yang boleh mengenakannya adalah mereka yang memiliki gigi yang letaknya tidak pada tempatnya, bertumpuk dan berjejal-jejal sehingga kekurangan tempat, tumbuh terlalu jarang sehingga ada celah di antara gigi-gigi, atau letaknya terlalu maju atau mundur. Karena fungsi behel adalah merapikan gigi.

 

* Dokter Khusus

Hanya dokter gigi tertentu yang bisa memasangkan behel yakni dokter spesialis orthodonti. Jadi jangan sembarangan pergi ke dokter gigi, pastikan dia merupakan ahlinya.

 

Jenis Behel/Kawat Gigi

Ada berbagai jenis behel ada yang terbuat dari metal, clear/transparan yang berwarna seperti warna gigi. Untuk clear, bahannya bisa terbuat dari composite, porselin, atau plastik. Atau ada juga behel dengan penahan karet/karet pengikat bracket (kotak yang ditempel di gigi) ini paling disukai oleh kaula muda karena bantalan karetnya bisa berwarna-warni.

 

* Tahapan Pemakaian

Sebelum mengenakan behel ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan yakni, membuat cetakan model gigi, memotret gigi, merontgen gigi, kepala, serta wajah pasien secara keseluruhan. Ini semua agar perawatan benar-benar sempurna dan tidak asal-asalan karena biasanya ketika dipakaikan behel wajah jadi berubah. Biasanya gigi yang menumpuk-numpuk terjadi karena rahang kecil, jadi giginya harus dikurangi beberapa.

* Efek Behel

Setidaknya ada beberapa efek yang ditimbulkan bila mengenakan behel yakni, rasa sakit ketika pertama kali menggunakan behel. Lubang gigi dan karang gigi akan cepat terjadi karena tidak menyikat menyikat gigi dan menjaga kebersihan mulut. Belum lagi efek pada jariangan lunak, terutama pada gusi bibir dan pipi lebih mudah timbul radang gusi dan sariawan.

* Wajib Dilakukan

Ada beberapa hal yang wajib dilakukan bila kamu menggunakan behel yakni, rajin membersihkan gigi setiap makan, selalu sediakan tusuk gigi. Serta jangan lupa untuk membawa sikat gigi untuk bersihkan sisa-sisa makanan yang nempel di bracket. Gunakan sikat gigi khusus untuk perawatan orthodonti atau sikat gigi anak-anak, yang bulu sikatnya lembut agar tidak merusak bracket. Kontrol gigi sesuai jadwal yang ditentukan dokter. Iris kecil-kecil semua makanan yang masuk dan kunyah secara perlahan-lahan. Bila memakai karet elastik atau head gear, pasang sesuai dengan petunjuk dokter gigi.

* Hal Yang Dilarang


Mencoba melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang karena bisa merubah susunan yang telah ditetapkan. Memakan permen karet, permen keras, daging yang liat, keripik, kerupuk yang keras. Mengutakatik sendiri bracket yang lepas atau kawat yang menusuk gigi. Ini sangat berbahaya hubungi dokter untuk penangulangannya.”

Berikut FAQ Standar dari para CALON Pengguna Behel…

A : Usia Minimal Memakai Behel???

Q : Pada umumnya usia minimal untuk Pemakaian Behel adalah 12 tahun. Salah satu alasannya adalah karena pada usia ini, gigi susu seorang remaja sudah tanggal semua.
A : Pake Behel Sakit ???Q : Pada Pemakaian awal dan Control Awal akan sakit… dikarenakan Karet Behel Memberikan tekanan pada Gigi…

 

* Tips Perawatan Gigi BerBehel


Banyak yang bilang Pasang behel bisa bikin kurus, males makan, sering sariawan. Sebenarnya penderitaanya cuma 2 minggu pertama kok krn mulut ga terbiasa dengan benda asing di gigi kita, jadi bisa timbul sariawan. Tapi bisa disiasati dengan wax ortho (berupa lilin untuk menutupi bagian yang tajam). Saat sariawan juga harus siap obat sariawan seperti albothyl atau kenalog dipakai malam hari. Tapi saat ini sudah ada kok tekhnologi merapikan gigi terbaru yang tidak bikin sariawan, seperti pake behel biasa yaitu Invisalign.

 

* Untuk masalah males makan itu karena pada saat gigi ditarik pasti rasanya ngilu2 kalo gigit sesuatu, terutama di awal2 kontrol

.

Biar Behel kita awet hindari makanan yang keras-keras seperti kacang ,wortel mentah, batu, kayu loh loh salah ya hehehe.. Kalo makan juga sebaiknya dipotong terlebih dahulu, jangan memotongnya pake gigi kita soalnya behel kita bisa lepas sebelum waktunya. Kenapa sih repot amat yah, secara behel ga bisa dipakai lagi kalo uda dicopot karena uda ada lemnya, jadi harus diganti baru. Kadang ada dokter yang baik yang ga mencharge biaya tambahan dengan copotnya behel, tapi ada juga yang mencharge biaya.

 

 

 references by  

http://adf.ly/HfFahhttp://adf.ly/HfG4J


Sumber : http://agunkzscreamo.blogspot.com/2013/01/apa-dampak-negatif-memakai-behel-pada.html#ixzz2SEUcETAG

 

Aside | This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s